Kisah Mahalnya Sarang Walet.
Wednesday, February 24th, 2010
Alkisah, terdapat burung Phoenix yang begitu lihainya membuat sarang. Sarang yang dibuatnya begitu rapi, nyaman dan kuat. Hal ini tentu saja membuat iri burung-burung lain dan berniat untuk mencari dan mendalami ilmu membuat sarang dari burung Phoenix itu.
Suatu hari burung hantu, burung elang, burung walet dan burung gereja mencari sang phoenix untuk Burung phoenix-pun dengan senang hati membagikan ilmu membuat sarang kepada tamu-tamunya tersebut. Burung Phoenix-pun memulai penjelasannya.
“Dalam membuat sarang, yang paling penting adalah lokasi, pilihlah di pohon yang bagus”, Phoenix memulai penjelasannya.
“Ah…, kalau seperti itu pun, aku sudah tahu, pergi saja, ah… “ pikir burung hantu, dia pun terbang meninggalkan phoenix karena ternyata pelajaran phoenix biasa-biasa saja.
Phoenix melanjutkan, “Selain itu harus mencari kayu yang bagus untuk membuat sarang, agar sarangnya tahan lama “
“Sarang yang kubuat selalu menggunakan kayu yang bagus, semuanya pastilah sudah tau harus pakai kayu bagus “ pikir burung gereja, dia pun terbang meninggalkan phoenix.
“Pada saat menganyam sarang, kita harus lakukan dengan telaten, agar setiap ranting teranyam dengan baik” lanjut Phoenix.
“Ternyata cuma itu toh, aku sudah tau semuanya, untuk apa saya di sini lagi. “ Pikir burung elang, dia pun lantas terbang meninggalkan tempat.
Yang tersisa hanyalah burung walet, yang dengan cermat masih mendengarkan ajaran phoenix sampai beliau selesai, tidak mempedulikan teman-temannya yang telah meninggalkannya terlebih dahulu.
” Tapi syarat-syarat yang saya sebutkan tadi belumlah cukup untuk membuat sarang yang bagus, yang PALING PENTING adalah usahakan membuat sarang yang tidak kena hujan atau sinar matahari langsung, carilah tempat yang teduh seperti di bawah atap rumah, kemudian usahakan agar sarang tersebut hangat, jangan lupa alasi dengan rumput. “ Phoenix mengakhiri penjelasannya.
Akhirnya walet yang mendengarkan sampai selesai menyimak penjelasan phoenix jadi mengerti cara membuat sarang yang bagus. itulah sebabnya mengapa sarang burung walet mahal, karena dia dengan setia mendengarkan penjelasan phoenix tentang cara membuat sarang.
Ini memang hanyalah cerita fiksi, hanyalah dongeng pengantar tidur anak-anak. Tapi resapilah lebih dalam, ada hikmah yang dapat kita petik.
Kadangkala kita ketika mempelajari suatu hal, merasa sudah menguasainya dengan sempurna lantas memandang remeh jika ada orang lain yang menjelaskannya kembali kepada kita, tentu menganggap diri sudah tau dan sia-sia saja.
Apa dampak dari perilaku seperti itu ? Akibatnya tentu kita akan menutup diri dari ilmu baru, padahal mungkin saja penjelasan orang lain, meskipun kita sudah tahu, kadang ada hal-hal kecil baru yang akan menambah pengetahuan kita dan menyempurnakan ilmu kita.


ael says:
February 24th, 2010
15:21
Aku ingin tahu siapa burung merak.
Salam,
Ael
Andri Apriyadi says:
March 5th, 2010
11:45
Cerita yang menarik! Thanks ya,
btw, lam kenal bro
Triunt says:
March 10th, 2010
11:10
gambar burung walete ambil dari merk ager2 to mas…
Hendri Destiwanto says:
March 28th, 2010
14:46
salam kenal balik. terima kasih….
Hendri Destiwanto says:
March 28th, 2010
14:47
koq tau mas, konsumen ager2 merk burung walet to..?
Teddy mulya says:
April 11th, 2010
13:50
naish post bro…
btw hargana sarang burung walet brp kang??
ngok..
Gamer says:
April 16th, 2010
16:27
Rasanya gimana sih sarang walet itu ?
Anawia says:
April 16th, 2010
19:34
bagus
ceritanya. jadi kalau semua burung
itu mendengarkan cerita phonix, mungkin sarang semua burung itu mahal ya.